Penyakit Yang Timbul Akibat Mengabaikan Larangan Judi Online PKV Games

Penyakit Yang Timbul Akibat Mengabaikan Larangan Judi Online PKV Games. Masyarakat Indonesia hingga sekarang terbukti masih menyukai permainan judi online. Kebanyakan mengaku bermain hanya untuk melepas pengat. Sebagian lagi merasa selama main judi online selalu mendapatkan keuntungan besar. Padahal, keuntungan tersebut bisa jadi hanya faktor keberuntungan pkv games saja. Dibalik orang-orang beruntung tersebut, tidak sedikit juga yang berakhir bangkrut.

Itu lah sebabnya pemerintah mengeluarkan larangan judi online semata-mata demi kebaikan masyarakat sendiri. Banyak sekali dampak buruk bermain judi online ini. Akibat mengabaikan larangan judi online bisa berdampak pada kesehatan tubuh seperti timbul beragam jenis penyait. Apa saja akibat yang dimaksud? Berikut uraian selengkapnya

Penyakit Jantung

Ketahuilah bila terlalu sering bermain judi online malah akan memicu timbulnya penyakit jantung. Anda harus percaya dengan fakta tersebut. Pasalnya hal ini bisa dibuktikan secara ilmiah. Ketika main judi online, para bettor pasti mengalami yang namanya fluktuasi emosi yang tinggi. Semacam perasaan takut kalah atau terlalu berambisi untuk menang. Fluktuasi emosi ini akan berpengaruh pada sistem kardiovaskular dalam tubuh.

Akibat mengabaikan larangan judi online adalah seseorang dapat berpotensi menderita penyakit jantung. Ditambah lagi bermain judi online adalah tentang ketidakpastian. Ketika seseorang dipaksa ada pada kondisi ketidakpastian terus menerus, akan memicu keluarnya hormon andrenalin dan kortisol. Hormon inilah yang dapat menimbulkan gangguan pada jantung hingga berujung kematian.

Menurunnya Sistem Kekebalan Tubuh

Pemain judi online memang banyak yang berhasil meraih kemenangan. Namun jangan lupakan juga kenyataan jika tak sedikit yang berujung kalah. Bettor yang mengalami kekalahan tidak mungkin merasa baik-baik saja. Apalagi jika menderita kekalahan dan menanggung kerugian tidak sedikit. Stess adalah yang paling sering dirasakan para pemain ketika harus menderita kerugian.

Stres ini jika tidak dikelola dengan benar dapat memicu gangguan sistem kekebalan tubuh. Ini juga merupakan salah satu akibat mengabaikan larangan judi online. Dalam sistem kekebalan tubuh, ada yang namanya sel T dan sel pembunuh alami. Keduanya berperan dalam melawan segala macam virus penyakit. Stres berlebihan akan membuat keduanya melemah sehingga tubuh rentan terkena infeksi hingga penyakit menular.

Terganggunya Fungsi Pencernaan

Masih sama dengan poin sebelumnya. Stres nyatanya tidak hanya berpengaruh pada terganggunya sistem kekebalan tubuh. Tapi bahkan dapat merusak sistem pencernaan juga. Bisa dibayangkan bagaimana rasanya ketika seseorang sampai terganggu fungsi pencernaanya. Sudah pasti sangat tidak nyaman dan hanya bisa berbaring di ranjang.

Salah satu penyakit akibat mengabaikan larangan judi online adalah dapat menyebabkan seseorang terserang gangguan pencernaan. Stess yang tidak segera ditangani dengan baik, hingga jadi kronis adalah penyebab utamanya. Ada banyak dampak yang ditimbulkan saat seorang penjudi mengalami stres kronis. Diantaranya seperti sakit maag, gangguan usus, hingga asam lambung naik.

Adanya Masalah Pada Organ Paru-paru

Aktivitas berjudi rata-rata mengharuskan seseorang untuk tidak banyak bergerak. Kebanyakan hanya duduk diam di depan layar komputer atau smartphone sembali bertaruh atau bermain sesuai aturan. Hal ini mengakibatkan pemain judi cenderung merokok untuk menunggu keputusan apakah menang atau kalah. Memang tidak semua, namun kebanyakan aktivitas judi online tidak bisa lepas dari rokok.

Siapapun tahu bukan, asap rokok tidak baik bagi kesehatan paru-paru. Apalagi jika itu terjadi berulang-ulang bisa dibayangkan seberapa rusaknya paru-paru para pemain judi online. Akibat mengabaikan larangan judi online adalah berpotensi menderita sakit paru-paru. Jika masih dalam rentang waktu pendek mungkin efeknya belum terlihat. Namun efek jangka panjangnya bisa berbahaya, seperti terkena bronchitis, asma, hingga kanker paru-paru.

Menurunnya Daya Penglihatan

Judi online pastinya sangat erat kaitannya dengan internet dan perangkat gadget bukan? Siapa saja pasti tahu jika terlalu banyak menghabiskan waktu di depan perangkat gadget berdampak kurang baik bagi organ tubuh terutama mata. Padahal, pemain judi online bahkan harus bertahan berjam-jam di depan perangkat gadget hanya demi meraih kemenangan. Tanpa tahu bahaya lain mengintai seperti gangguan penglihatan.

Terjadinya penurunan daya penglihatan ini juga salah satu penyakit akibat mengabaikan larangan judi online. Misalnya permainan Poker mengharuskan pemainnya untuk selalu fokus pada kartu yang keluar. Terlalu fokus seperti ini justu membuat mata cepat lelah. Ditambah lagi orang akan cenderung memicingkan mata. Terutama ketika main judi online melalui smartphone yang visualnya mungkin tidak sejelas di PC. Selain membuat rabun, kebiasaan memicingkan mata juga berpotensi membuat keriput.

Memicu Diabetes

Terakhir, penyakit yang bisa menyerang seseorang ketika memaksakan diri mengabaikan larangan judi online adalah diabetes. Lagi-lagi pemicunya adalah stres. Banyak penelitian yang mengungkapkan makin tingginya stres seseorang dapat mempengaruhi naiknya kadar gula darah. Bila itu terjadi, artinya juga terjadi perubahan kebutuhan insulin dalam tubuh. Saai itulah penyakit diabetes menunjukkan tanda-tandanya.

Itu tadi beberapa penyakit yang kemungkinan menyerang seseorang sebagai akibat mengabaikan larangan judi online. Aktivitas judi online bahkan ditentang keras oleh pemerintah Indonesia. Keputusan tersebut mutlak demi kebaikan masyarakat sendiri. Jadi ada baiknya menghindari aktivitas judi online supaya tidak sampai menderita sejumlah penyakit di atas.

Tanda-Tanda Judi Slot Online Menurunkan Kesehatan Mental

Judi Slot Online Desireeficker.com Judi slot online dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental. Di bawah ini adalah tanda-tanda menurunnya kesehatan mental akibat berjudi.

 

Saat ini, judi online menjadi salah satu bentuk permainan judi yang sangat populer. Bahkan, jenis permainan semakin beragam mulai dari mesin slot, poker, domino qiu qiu, blackjack, ataupun yang lain. Hal itu dimungkinkan karena perjudian online memberikan kemudahan dalam bermain dan iming-iming hadiah yang besar, serta tidak membutuhkan keterampilan khusus.

Hal inilah yang membuat banyak orang yang terjerumus ke dalam judi online dan selalu ingin bermain serta mengejar kekayaan secara instan. Namun, tahukah Anda, bahwa sama seperti bentuk kecanduan yang lain seperti alkohol atau narkoba, permainan seperti ini juga bisa memberikan dampak yang merusak bagi otak.

 

Mengapa hal demikian bisa terjadi? Sebelum itu, mari kita pahami tanda-tanda apa saja yang muncul ketika mental seseorang yang bermain judi terganggu:

 

Gejala Gangguan Kesehatan Mental Akibat Berjudi

Apakah Anda mengalami beberapa atau semua tanda-tanda di bawah ini?

– Mengalami emosi yang ekstrim dan mood swing

– Merasa bahwa berjudi adalah satu-satunya kegiatan yang menyenangkan diantara semua hal yang lain

– Merasa sulit tidur

– Merasa cemas dan depresi

– Munculnya pikiran bunuh diri

– Menggunakan perjudian sebagai jalan untuk menyelesaikan semua masalah atau emosi dalam kehidupan sehari-hari.

 

Selain dapat menimbulkan berbagai permasalahan finansial, judi online juga bisa memberikan dampak yang serius terhadap kesehatan mental. Berdasarkan Royal College of Psychiatrist, orang yang memiliki kecanduan terhadap judi lebih mudah mengalami kepercayaan diri yang rendah dibandingkan yang lain, menyebabkan gangguan yang berhubungan dengan stres, mengalami kecemasan, insomnia dan nafsu makan yang buruk.

Selain itu, kecandan judi online juga bisa berujung pada penggunaan substansi terlarang dan menimbulkan depresi. Meskipun banyak pemain yang berjudi untuk lari dari perasaan depresi atau permasalahan mental lainnya, berjudi pada kenyataannya justru dapat memperparah hal tersebut. Salah satu alasan mengapa berjudi dapat mengganggu kesehatan mental adalah fase “high” dan “low” yang dialami.

 

Apa yang Dimaksud Momen “High” dan “Low”?

Jika Anda sering berjudi, mungkin Anda pasti akan berekspektasi mendapatkan kemenangan besar. Dalam kondisi tersebut, Anda akan sangat bersemangat dan fokus pada hadiah atau bonusnya, bahkan ini akan terasa sangat menyenangkan dibandingkan aktivitas yang lain-lain. Namun jika Anda kalah, kekecewaan juga akan terasa sangat ekstrim hingga mengalami depresi.

Hal tersebut disebabkan karena risiko yang sangat tinggi ketika bermain judi online, di mana uang yang dipertaruhkan berjumlah sangat besar. Langkah ini akan membuat pemain mengalami “high”, atau merasa sangat senang, bersemangat, dan memiliki harapan yang tinggi. Di sisi lain, momen “low” atau perasaan sedih dan kecewa yang dialami juga akan semakin ekstrim.

 

Perasaan sedih dan kecewa tersebut sayangnya juga akan mendorong seseorang untuk terus bermain, mengira bahwa ia bisa kembali merasakan “high”. Tetapi yang seringkali terjadi, pemain yang terus-menerus bertaruh di meja judi justru akan mengalami emosi-emosi yang semakin negatif.

 

Perubahan dalam Otak Seorang Pecandu

Kondisi kecanduan, pada kenyataannya tidak boleh diremehkan. Ketika seseorang memiliki kecanduan terhadap sesuatu, ada area di dalam otak yang disebut sebagai insula yang bereaksi secara berlebihan. Area yang hyperactive ini mungkin akan menyebabkan pikiran-pikiran yang kacau. Hal ini bisa menyebabkan seseorang tersebut melihat pola dalam sekuen acak dan terus-menerus bermain setelah “hampir menang”.

Selain itu, produksi hormon dopamin yang terus-menerus, membuat seorang pemain tidak bisa membedakan perasaan saat kalah maupun menang. Keduanya tetap membuat pemain tersebut senang dan bahagia. Meskipun sudah berkali-kali kalah, ia akan bersemangat untuk terus mencoba.

 

Kekacauan otak tersebut bisa menimbulkan permasalahan mental yang lebih serius seperti stres berat, kecemasan dalam jangka panjang, depresi, hingga munculnya pikiran atau keinginan bunuh diri.

Untuk itu, sebisa mungkin jauhilah segala bentuk perjudian, baik judi online maupun yang dilakukan secara konvensional. Dan jika ada kerabat atau saudara Anda yang sudah sampai tahap kecanduan permainan judi apapun, sebaiknya segera diingatkan atau menghubungi psikolog profesional untuk meminta bantuan.  Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.